Masa depan gencatan senjata antara Israel dan Hamas mengalami ketidakpastian setelah Israel memblokir semua bantuan ke Jalur Gaza. Israel mengatakan mereka ingin memperpanjang gencatan senjata selama tujuh pekan. Hamas ingin melakukan pembicaraan mengenai penghentian perang secara permanen.
Presiden Lebanon Joseph Aoun dan Sekjen Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) António Guterres membahas situasi di Lebanon selatan dan keberadaan Israel di lima pos militer di dalam Lebanon di sepanjang perbatasan, dalam pertemuan di Kairo, tempat diadakannya KTT darurat Arab mengenai perang di Gaza.
Amerika Serikat dan Rusia disebut telah membahas situasi pengembangan nuklir di Iran, tetapi tanpa melibatkan Iran. Badan Pengawas Nuklir PBB (IAEA) pun mendesak agar ada keterlibatan langsung dengan Teheran, menyusul adanya peningkatan tajam jumlah uranium yang telah diperkaya di negara tersebut.
Ramadan tahun ini dimulai di bawah perjanjian gencatan senjata yang rapuh yang menghentikan perang selama 15 bulan lebih. Perang tersebut telah menewaskan puluhan ribu warga Palestina dan menghancurkan Jalur Gaza.
Menteri Luar Negeri Mesir Badr Abdelatty menyatakan bahwa Mesir akan mencari dukungan serta pendanaan internasional terkait rencana tersebut.
Zarif menjabat sebagai Menteri Luar Negeri Iran dari 2013 hingga 2021 di bawah pemerintahan Presiden moderat Hassan Rouhani.
Kantor Kepresidenan Suriah mengumumkan “pembentukan komite ahli,” yang anggotanya termasuk dua perempuan, yang bertugas menyusun “deklarasi konstitusional yang mengatur fase transisi” di Suriah.
Ratusan truk bantuan telah memasuki Gaza setiap hari sejak gencatan senjata dimulai pada 19 Januari. Belum jelas apa dampak langsung dari penghentian bantuan tersebut.
Tunjukkan lebih banyak