Tautan-tautan Akses

Diplomat Amerika dan Rusia Bertemu, Bahas Pemulihan Hubungan


Jurnalis berkumpul di lokasi di mana diplomat Rusia dan AS bertemu untuk membahas operasi kedutaan, di Istanbul, Turki, Kamis, 27 Februari 2025.
Jurnalis berkumpul di lokasi di mana diplomat Rusia dan AS bertemu untuk membahas operasi kedutaan, di Istanbul, Turki, Kamis, 27 Februari 2025.

Para diplomat Amerika dan Rusia bertemu hari Kamis (27/2) di Istanbul, mencari cara guna memperlancar hubungan kedutaan mereka masing-masing di Moskow dan Washington, setelah kedua negara itu sering saling usir diplomat selama tiga tahun terakhir karena Amerika menentang perang Rusia terhadap Ukraina.

Pertemuan itu merupakan yang terbaru dari serangkaian pertemuan antara kedua negara, termasuk percakapan telepon awal bulan ini antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Upaya untuk memulihkan hubungan AS-Rusia menjadi agenda pekan lalu, dalam pembicaraan di Arab Saudi antara Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio dan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov, meskipun tujuan utamanya memulai pembicaraan untuk mengakhiri perang.

Putin memuji tawaran Trump kepada Rusia, dalam pidatonya pada pertemuan Dinas Keamanan Federal pada hari Kamis. Ia menyebutnya sebagai “pandangan pragmatisme dan realistis” dibandingkan dengan apa yang ia gambarkan sebagai “stereotip dan klise ideologi mesianik” dari para presiden AS sebelumnya.

“Kontak pertama dengan pemerintahan baru AS, mendorong harapan tertentu,” kata Putin. “Ada kesiapan bersama guna memulihkan

hubungan dan secara bertahap menyelesaikan sejumlah besar masalah strategis sistemik dalam arsitektur dunia.”

Namun pemimpin Rusia itu mengatakan, “Sebagian elit Barat masih bertekad untuk mempertahankan ketidakstabilan dunia” dan mungkin berusaha “mengganggu atau mengkompromikan dialog yang telah dimulai.”

Ditambahkan, diplomat dan badan-badan keamanan Rusia harus memusatkan upaya mereka untuk menggagalkan upaya tersebut. [ps/lt]

Forum

XS
SM
MD
LG