Anggota Geng Meksiko Akui Bunuh 43 Mahasiswa yang Hilang
Anggota Geng Meksiko Akui Bunuh 43 Mahasiswa yang Hilang
Para kerabat memegang poster bergambar 43 mahasiswa yang hilang dalam protes di Mexico City (5/11). (AP/Marco Ugarte)
Tiga tersangka geng Guerreros Unidos mengaku membunuh 43 mahasiswa Meksiko yang hilang pada 26 September.
Pemerintah Meksiko mengatakan tiga tersangka geng Guerreros Unidos telah mengaku membunuh 43 mahasiswa yang hilang setelah polisi menyerahkan para mahasiswa itu ke geng di negara bagian Guerrero itu pada 26 September.
Jaksa Agung Jesus Murillo Karam mengatakan bukti menunjukkan para siswa itu dibunuh, dan tubuh mereka dibakar di dekat tempat pembuangan sampah kota Cocula, dekat Iguala. Jasad mereka dibuang ke sungai.
Puluhan orang telah ditangkap sehubungan dengan penculikan itu, termasuk anggota Guerreros Unidos, 36 polisi Iguala dan Cocula, dan walikota Iguala yang tersingkir, Jose Luis Abarca dan istrinya.
Ribuan Protes Hilangnya 43 Mahasiswa Meksiko
1/9Puluhan ribu demonstran berbaris di jalanan Mexico City, memprotes pemerintah atas hilangnya 43 mahasiswa di negara bagian Guerrero (5/11). (AP/Marco Ugarte)
Polisi federal telah menahan Walikota Iguala, Jose Luis Abarca, dan istrinya, Maria de los Angeles Pineda, yang dituduh mendalangi penyerangan pada 26 September atas mahasiswa keguruan yang menewaskan enam orang dan 43 lainnya masih hilang.
2/9Para demonstran berbaris di jalanan Mexico City, memprotes pemerintah atas hilangnya 43 mahasiswa di negara bagian Guerrero (5/11). (AP/Marco Ugarte)
Polisi federal telah menahan Walikota Iguala, Jose Luis Abarca, dan istrinya, Maria de los Angeles Pineda, yang dituduh mendalangi penyerangan pada 26 September atas mahasiswa keguruan yang menewaskan enam orang dan 43 lainnya masih hilang.
3/9Seorang demonstran perempuan menuliskan angka 43 di pipinya, atau jumlah mahasiswa negara bagian Guerrero yang masih hilang, dalam protes di Mexico City (5/11). (AP/Marco Ugarte)
Polisi federal telah menahan Walikota Iguala, Jose Luis Abarca, dan istrinya, Maria de los Angeles Pineda, yang dituduh mendalangi penyerangan pada 26 September atas mahasiswa keguruan yang menewaskan enam orang dan 43 lainnya masih hilang.
4/9Seorang demonstran perempuan menuliskan angka 43 di pipinya, atau jumlah mahasiswa negara bagian Guerrero yang masih hilang, dalam protes di Mexico City (5/11). (AP/Marco Ugarte)
Polisi federal telah menahan Walikota Iguala, Jose Luis Abarca, dan istrinya, Maria de los Angeles Pineda, yang dituduh mendalangi penyerangan pada 26 September atas mahasiswa keguruan yang menewaskan enam orang dan 43 lainnya masih hilang.
5/9Demonstran membawa salib bertuliskan "Polisi Narkoba" dalam protes yang menuntut ditemukannya 43 mahasiswa yang diculik, di Guerrero, Mexico City (5/11). (AP/Eduardo Verdugo)
Polisi federal telah menahan Walikota Iguala, Jose Luis Abarca, dan istrinya, Maria de los Angeles Pineda, yang dituduh mendalangi penyerangan pada 26 September atas mahasiswa keguruan yang menewaskan enam orang dan 43 lainnya masih hilang.
6/9Para kerabat memegang poster bergambar 43 mahasiswa yang hilang, dalam protes di Mexico City (5/11). (AP/Marco Ugarte)
Polisi federal telah menahan Walikota Iguala, Jose Luis Abarca, dan istrinya, Maria de los Angeles Pineda, yang dituduh mendalangi penyerangan pada 26 September atas mahasiswa keguruan yang menewaskan enam orang dan 43 lainnya masih hilang.
7/9Para demonstran memegang poster-poster Presiden Meksiko Enrique Pena Nieto (kanan) dan Jaksa Agung Jesus Murillo Karam (kiri) dalam protes atas hilangnya 43 mahasiswa di negara bagian Guerrero, di Mexico City (5/11). (AP/Eduardo Verdugo)
Polisi federal telah menahan Walikota Iguala, Jose Luis Abarca, dan istrinya, Maria de los Angeles Pineda, yang dituduh mendalangi penyerangan pada 26 September atas mahasiswa keguruan yang menewaskan enam orang dan 43 lainnya masih hilang.
8/9Para demonstran berdiri dekat enam peti mati yang mewakili mereka yang tewas dalam serangan polisi di negara bagian Guerrero, saat berdemonstrasi di luar Istana Nasional di Mexico City (1/11). (AP/Marco Ugarte)
Polisi federal telah menahan Walikota Iguala, Jose Luis Abarca, dan istrinya, Maria de los Angeles Pineda, yang dituduh mendalangi penyerangan pada 26 September atas mahasiswa keguruan yang menewaskan enam orang dan 43 lainnya masih hilang.
9/9Sebuah truk dibakar para anggota serikat guru negara bagian Guerrero, dalam protes untuk menuntut hilangnya 43 mahasiswa Ayotzinapa Teacher Training College Raul Isidro Burgos di Chilpancingo (29/10). (Reuters/Daniel Becerril)
Polisi federal telah menahan Walikota Iguala, Jose Luis Abarca, dan istrinya, Maria de los Angeles Pineda, yang dituduh mendalangi penyerangan pada 26 September atas mahasiswa keguruan yang menewaskan enam orang dan 43 lainnya masih hilang.