VOA Headline News 10.00 WIB hari Senin, 9 September 2024: Kamala Harris Siap Berdebat dengan Trump.
Tak seperti Hillary Clinton—yang pada kampanye tahun 2016 mengusung jargon “Saya Bersama Perempuan Itu” (“I’m With Her”)—Kamala Harris tidak menyuarakan pesan gender secara gamblang dalam pencalonannya sebagai presiden AS.
Kampanye Kamala Harris tidak memiliki pesan gender yang tegas dalam kampanyenya. Namun jenis kelaminnya dan saingannya dalam pilpres membuat narasi tentang maskulinitas tak terhindarkan. Sementara di Indonesia, Presiden Jokowi menangguhkan rencana pemindahan ASN ke IKN bulan September ini.
Kamala Harris tidak menyuarakan pesan gender secara gamblang dalam pencalonannya sebagai presiden AS. Akan tetapi, mau tidak mau, gendernya dan Donald Trump, akan diperhitungkan dalam pemilu mendatang. Patsy Widakuswara menyoroti bagaimana kedua tim kampanye beradu narasi tentang maskulinitas.
Tak jauh dari Washington DC, negara bagian West Virginia yang terletak di pedesaan selama sebagian besar abad ke-20 merupakan kubu Demokrat. Namun sekarang negara bagian ini menjadi kubu Partai Republik, yang memberikan kemenangan besar bagi mantan Presiden Donald Trump pada tahun 2016 dan 2020.
VOA Headline News: Trump Siap Pimpin “Kebangkitan Ekonomi Nasional” dengan Memangkas Pengeluaran Pemerintah dan Pajak Perusahaan Jumat, 6 September 2024, pukul 11.00 WIB
Penembakan di SMA di Georgia yang terjadi di masa sibuk kampanye Pilpres AS jadi pemicu kedua kandidat untuk mengangkat kebijakan mereka terkait kepemilikan senjata api. Kedua partai punya pendekatan berbeda terkait hak yang dijamin Amandemen Kedua Konstitusi AS tersebut.
Ukraina menghadapi prospek yang sangat berbeda di bawah calon presiden AS Donald Trump atau Kamala Harris. Para pakar mengatakan pada saat bersamaan, medan perang di Ukraina telah berubah secara radikal, memberi lebih banyak kekuatan kepada Ukraina dalam menentukan nasibnya sendiri.
Tunjukkan lebih banyak