Tautan-tautan Akses

Wapres JD Vance Kunjungi Perbatasan AS- Meksiko


Wakil Presiden AS JD Vance berbicara kepada reporter dalam kunjungannya ke perbatasan AS-Meksiko di Eagle Pass, Texas, pada 5 Maret 2025. (Foto: Brandon Bell/Pool via AP)
Wakil Presiden AS JD Vance berbicara kepada reporter dalam kunjungannya ke perbatasan AS-Meksiko di Eagle Pass, Texas, pada 5 Maret 2025. (Foto: Brandon Bell/Pool via AP)

Kunjungan Vance berlangsung sehari setelah pidato menggebu-gebu oleh Presiden Donald Trump di sidang gabungan Kongres, di mana Trump berulangkali mengucapkan apa yang ia sebut sebagai kebijakan “perbatasan terbuka” di masa pemerintahan Presiden Joe Biden. 

Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance tiba di perbatasan AS-Meksiko pada Rabu (5/3). Ia merupakan pejabat paling senior di pemerintahan baru yang berkunjung ke kawasan itu sejak Donald Trump kembali merebut Gedung Putih dan menjanjikan penindakan keras terkait imigrasi.

Vance, yang peran agresifnya di sisi Trump telah tumbuh sejak dilantik pada Januari, ditemani oleh Menteri Pertahanan Pete Hegseth, yang pekan lalu menugaskan 3.000 pasukan tambahan ke wilayah perbatasan.

Kunjungan dua tokoh tersebut berlangsung sehari setelah pidato menggebu-gebu oleh presiden AS di sidang gabungan Kongres, di mana Trump berulangkali mengucapkan apa yang ia sebut sebagai kebijakan “perbatasan terbuka” di masa pemerintahan Presiden Joe Biden.

Trump memuji enam pekan pertamanya di kantor, termasuk apa yang dia sebut sebagai “penindakan keras perbatasan dan imigrasi yang paling luas dalam sejarah Amerika, yang menurutnya telah menurunkan upaya pelintas batas ilegal ke tingkat paling rendah dalam sejarah.”

“Media dan rekan-rekan kami di Partai Demokrat terus mengatakan bahwa kita membutuhkan undang-undang baru, kita harus memiliki undang-undang baru untuk mengamankan perbatasan. Tetapi nampaknya apa yang benar-benar kita semua butuhkan adalah presiden baru,” kata dia.

“Joe Biden tidak hanya membuka perbatasan kita. Dia menerbangkan warga asing ilegal melintasinya untuk membanjiri sekolah-sekolah, rumah sakit dan komunitas kita di seluruh negara ini,” tambah Trump.

“Seluruh kota-kota seperti Aurora, Colorado dan Springfield, Ohio takluk di bawah beban pendudukan para migran dan korupsi yang belum pernah dilihat sebelumnya oleh siapapun. Kota-kota kecil yang indah telah hancur,” kata Trump lagi.

Menjelang pemilihan presiden, Trump berulangkali menyebut dua kota itu.

Dia mengklaim bahwa Aurora telah diambil alih oleh geng kriminal migran, setelah sebuah video menunjukkan pria bersenjata menerobos masuk ke sebuah apartemen.

Dia bersikeras akan klaim itu bahkan setelah wali kota dari Partai Republik di kota-kota tersebut membantahnya, dengan mengatakan bahwa video itu menunjukkan insiden terpisah yang terkait dengan ketidakhadiran pemilik apartemen, bukan kehadiran imigran ilegal yang meluas.

Di Springfield, Trump mengklaim di televisi nasional bahwa warga Haiti “memakan kucing-kucing dan anjing-anjing.”

Pernyataan itu dibantah secara meluas termasuk oleh pejabat-pejabat setempat yang mengatakan bahwa tidak ada bukti sama sekali terkait hal itu.

Vance dan Hegseth diperkirakan berada di kota perbatasan Eagle Pass, titik penyeberangan besar antara Meksiko dan AS.

Para jurnalis yang berkunjung bersama wakil presiden mengatakan bahwa dia akan melakukan peninjauan ke fasilitas penahanan dan menggelar diskusi. [ns/ab]

Forum

XS
SM
MD
LG