Presiden Amerika Serikat Donald Trump ingin menawarkan "kartu emas" kepada imigran kaya, dengan menawarkan kemungkinan untuk mendapatkan kewarganegaraan seharga $5 juta.
"Kita akan menjual kartu emas," kata Trump kepada wartawan di Ruang Oval. "Anda memiliki sebuah green card (kartu hijau atau status sebagai penduduk tetap). Ini kartu emas. Kita akan menetapkan harga untuk kartu itu sekitar $5 juta, dan itu akan memberi Anda hak istimewa memperoleh green card, ditambah lagi ini akan menjadi jalan menuju kewarganegaraan."
Menteri Perdagangan Howard Lutnick menyarankan program tersebut akan dimulai dalam dua minggu dan menggantikan program investor imigran EB-5 yang sudah ada. Ia mengatakan para imigran akan diperiksa dan membantu mengurangi defisit anggaran.
Trump mengatakan ia berharap perusahaan akan membayar untuk mendatangkan pekerja terdidik ke AS dengan kartu emas dan bahwa AS bisa menjual satu juta kartu. Presiden mengatakan kartu tersebut akan menjadi jalan menuju kewarganegaraan, tetapi orang-orang tidak akan membeli akses ke kewarganegaraan.
Trump juga telah memerintahkan badan-badan federal untuk menangguhkan izin keamanan milik karyawan firma hukum Covington & Burling yang memberikan layanan pro bono kepada Jack Smith, jaksa AS yang sebagai penasihat khusus mengawasi penyelidikan kriminalnya.
"Jack Smith gila," kata Trump sebelum penandatanganan dokumen itu di Ruang Oval.
Trump bertanya apakah hal ini juga dapat dilakukan pada firma hukum lain. Will Scharf, kepala staf Gedung Putih, menjawab: "Kita sedang mempertimbangkan berbagai pilihan."
Sebagai hasil dari penyelidikan Smith, Trump didakwa atas kesalahan penanganan dokumen rahasia dan perannya dalam peristiwa yang menyebabkan pemberontakan pada 6 Januari 2021. Kedua kasus tersebut dibatalkan. Kasus pemberontakan itu dibatalkan setelah Trump memenangkan pemilihan umum 2024. [my/uh]
Forum