Tautan-tautan Akses

Presiden Palestina Ingin Hindarkan Peningkatan Kekerasan dengan Israel

Warga Palestina mencoba mengevakuasi seorang pria yang terluka dalam bentrokan dengan pasukan Israel di pos pemeriksaan Qalandia dekat Ramallah, Tepi Barat (6/10). (Reuters/Mohamad Torokman)
Warga Palestina mencoba mengevakuasi seorang pria yang terluka dalam bentrokan dengan pasukan Israel di pos pemeriksaan Qalandia dekat Ramallah, Tepi Barat (6/10). (Reuters/Mohamad Torokman)

Pernyataan itu dikeluarkan ketika pasukan Israel bentrok dengan pemuda Palestina dalam demonstrasi di pos pemeriksaan antara Yerusalem dan kota Ramallah, Tepi Barat.

Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengatakan ia ingin menghindarkan peningkatan kekerasan dengan Israel, sebuah pernyataan menyusul kerusuhan yang telah menyebar dalam beberapa hari ini dan menimbulkan kekhawatiran akan pergolakan baru.

Pernyataan itu dikeluarkan Selasa (6/10) ketika pasukan Israel bentrok dengan pemuda Palestina dalam demonstrasi di pos pemeriksaan antara Yerusalem dan kota Ramallah, Tepi Barat.

Ratusan warga Palestina berdemonstrasi di pos pemeriksaan Qalandia dan sebagian melemparkan batu. Pasukan Israel dengan mengenakan peralatan anti-kerusuhan menembakkan peluru karet dan melemparkan granat kejut untuk membubarkan kerumunan.

Ketegangan Meningkat Setelah Penembakan Maut di Tepi Barat

Warga Palestina menggotong seorang pria yang terluka dalam penggerebekan oleh militer Israel di Jenin, Tepi Barat (4/10). Pasukan Israel menembak dan melukai sedikitnya 18 orang Palestina dalam aksi kekerasan di kamp pengungsi Jenin, menurut seorang direktur rumah sakit Palestina. (AP/Majdi Mohammed)
1/6 Warga Palestina menggotong seorang pria yang terluka dalam penggerebekan oleh militer Israel di Jenin, Tepi Barat (4/10). Pasukan Israel menembak dan melukai sedikitnya 18 orang Palestina dalam aksi kekerasan di kamp pengungsi Jenin, menurut seorang direktur rumah sakit Palestina. (AP/Majdi Mohammed)
Polisi perbatasan Israel membawa seorang demonstran sayap kanan setelah ia mencoba menghalangi jalam dalam sebuah demonstrasi, sehari setlah penembakan oleh penembak Palestina yang menewaskan sepasang suami istri Yahudi yang sedang berkendara dengan anak-anak mereka, di Yerusalem (2/10). (AP/Sebastian Scheiner)
2/6 Polisi perbatasan Israel membawa seorang demonstran sayap kanan setelah ia mencoba menghalangi jalam dalam sebuah demonstrasi, sehari setlah penembakan oleh penembak Palestina yang menewaskan sepasang suami istri Yahudi yang sedang berkendara dengan anak-anak mereka, di Yerusalem (2/10). (AP/Sebastian Scheiner)
Polisi perbatasan Israel berkelahi dengan seorang pria Palestina dalam konfrontasi setelah shalat Jumat di luar Kota Tua di Yerusalem (2/10). (AP/Mahmoud Illean)
3/6 Polisi perbatasan Israel berkelahi dengan seorang pria Palestina dalam konfrontasi setelah shalat Jumat di luar Kota Tua di Yerusalem (2/10). (AP/Mahmoud Illean)
Seorang demonstran Palestina melemparkan kembali kaleng gas air mata yang ditembakkan oleh tentara Israel dalam bentrokan mengenai ketegangan di masjid al-Aqsa di Yerusalem, di desa Budrus dekat Ramallah, Tepi Barat (2/10). ​(Reuters/Mohamad Torokman)
4/6 Seorang demonstran Palestina melemparkan kembali kaleng gas air mata yang ditembakkan oleh tentara Israel dalam bentrokan mengenai ketegangan di masjid al-Aqsa di Yerusalem, di desa Budrus dekat Ramallah, Tepi Barat (2/10). ​(Reuters/Mohamad Torokman)
Seorang polisi perbatasan Israel terluka dalam konfrontasi dengan orang-orang Palestina usai shalat Jumat di luar Kota Tua di Yerusalem (2/10). (AP/Mahmoud Illean)
5/6 Seorang polisi perbatasan Israel terluka dalam konfrontasi dengan orang-orang Palestina usai shalat Jumat di luar Kota Tua di Yerusalem (2/10). (AP/Mahmoud Illean)
Seorang perempuan Palestina berteriak pada orang-orang Yahudi ultra-Ortodoks dalam konfrontasi di Kota Tua di Yerusalem (28/9). (AP/Mahmoud Illean)
6/6 Seorang perempuan Palestina berteriak pada orang-orang Yahudi ultra-Ortodoks dalam konfrontasi di Kota Tua di Yerusalem (28/9). (AP/Mahmoud Illean)
Previous slide
Next slide

Kekerasan antara pasukan Israel dan Palestina telah meningkat dalam satu minggu ini, terutama menyangkut tempat suci Yerusalem Timur yang dihormati oleh kaum Muslim seperti masjid al-Aqsa dan Bukit Bait Tuhan bagi Yahudi.

Empat warga Israel tewas pekan lalu dalam serangan penembakan dan penikaman di Yerusalem dan Tepi Barat, sementara pasukan Israel telah menewaskan empat orang Palestina, termasuk remaja laki-laki berusia 13 tahun, di tengah protes dengan kekerasan.

Polisi Israel juga telah menangkap lima orang Palestina yang dituduh terlibat dalam penembakan kendaraan yang lewat pekan lalu yang menewaskan sepasang suami istri warga Israel. [gp]

This item is part of
XS
SM
MD
LG