Robot pendarat “Philae” tersebut mendarat di komet yang dikenal sebagai “Komet 67P – Churyumov-Gerasimenko”, tujuh jam setelah berpisah dari pesawat antariksa Rosetta – kapal induk yang membawa robot “Philae” untuk mencapai tempat-tempat terjauh dalam tata surya.
Pesawat Antariksa Eropa Mendarat di Komet
Badan Ruang Angkasa Eropa ESA berhasil mendaratkan sebuah robot untuk menyelidiki sebuah komet berkecepatan tinggi yang meluncur dan berjarak 500 juta kilometer dari bumi.
Robot pendarat “Philae” tersebut mendarat di komet yang dikenal sebagai “Komet 67P – Churyumov-Gerasimenko”, tujuh jam setelah berpisah dari pesawat antariksa Rosetta – kapal induk yang membawa robot “Philae” untuk mencapai tempat-tempat terjauh dalam tata surya.

5
Para peneliti melihat tanda penerima sinyal dari permukaan komet setelah Philea mendarat (12/11). (Foto: European Space Agency)

6
Lintasan orbit Rosetta, fokus pada manuver-manuvernya (12/11). (Foto: European Space Agency)

7
Perbandingan ukuran Komet 67P/Churyumov–Gerasimenko dengan kota Darmstadt, Jerman, tempat Pusat Operasi Antariksa Eropa. (Foto: European Space Agency, Google maps)

8
Gambar buatan yang menunjukkan Philea terpisah dari Rosetta dan hendak mendarat di permukaan Komet 67P/Churyumov-Gerasimenko. (Foto: European Space Agency)