Martin Luther King, Jr. mulai terkenal pada tahun 1955 ketika ia sukses memimpin pemboikotan bus umum di kota Montgomery, Alabama, yang memaksa kota di wilayah selatan Amerika itu mengakhiri praktek pemisahan penumpang berkulit hitam. Ia menjadi tokoh terkemuka gerakan hak-hak sipil tahun 1950-an dan 60-an, yang menginspirasi jutaan orang dengan pidato terkenalnya "I Have a Dream" dalam rapat umum raksasa tahun 1963 di Washington.
Presiden Amerika Barack Obama dan Ibu Negara Michelle Obama memperingati hari libur nasional itu dengan melakukan kerja bakti. Pasangan ini membantu pembuatan sebuah taman di sekolah dasar di Washington dan membantu mengisi tas dengan buku-buku untuk anak-anak keluarga kurang mampu.
Dalam pesan Twitternya, Obama berpesan tentang Martin Luther King, "Adalah tugas kami untuk memenuhi visinya tentang sebuah bangsa yang bersungguh-sungguh menolak segala bentuk diskriminasi."
Martin Luther King Jr. menerima Hadiah Nobel Perdamaian tahun 1964, pada tahun yang sama undang-undang hak-hak sipil ditandatangani oleh Presiden Lyndon Johnson.
Martin Luther King Jr. dibunuh tanggal 4 April 1968 di Memphis, Tennessee, selagi ia berkunjung untuk membantu aksi pemogokan para pekerja angkutan sampah berkulit hitam yang menuntut persamaan upah. [zb/ii]
Amerika Peringati Hari Martin Luther King, Jr.
1/13
Martin Luther King, Jr. mengepalkan tangannya saat berpidato di Selma, Alabama, 12 Februari 1965.
Martin Luther King, Jr.
2/13
Martin Luther King, Jr., ditemani oleh Rev. Ralph D. Abernathy saat dicatat oleh polisi Lt. D.H. Lackey di Montgomery, Alabama, 23 Februari 1956.
Martin Luther King, Jr.
3/13
Martin Luther King, Jr. disambut dengan kecupan oleh istrinya Coretta setelah meninggalkan pengadilan di Montgomery, Alabama, 22 Maret 1956.
Martin Luther King, Jr.
4/13
Sekelompok pendeta dari negara bagian-negara bagian utara bertepuk tangan menanggapi pidato presiden Konferensi Kepemimpinan Kristen Selatan Martin Luther King Jr. di sebuah gereja di Albany, Georgia, 28 Agustus 1962.
Martin Luther King, Jr.
5/13
Pendeta Ralph Abernathy dan Martin Luther King, Jr., dikawal polisi saat memimpin demo di kawasan bisnis Birmingham, Alabama, 12 April 1963.
Martin Luther King, Jr.
6/13
Martin Luther King, Jr. menyapa kerumunan orang di Lincoln Memorial ketika menyampaikan pidatonya yang terkenal "I Have a Dream" saat sebuah pawai di Washington, 28 Agustus 1963.
Martin Luther King, Jr.
7/13
Martin Luther King, Jr. saat menyampaikan pidatonya yang terkenal "I Have a Dream" di hadapan ribuan orang di depan Lincoln Memorial, di Washington, 28 Agustus 1963.
Martin Luther King, Jr.
9/13
Martin Luther King, Jr. memegang kotak berisi medali emas Nobel Perdamaian setelah upacara penyerahan di Oslo, Norwegia, 10 Desember 1964.
Martin Luther King, Jr.
10/13
Martin Luther King, Jr. berbicara dalam sebuah konferensi pers di samping John Lewis, ketua Komite Siswa Non-Kekerasan, di Baltimore, MD, 2 April 1965.
Martin Luther King, Jr.
11/13
Martin Luther King, Jr. mengobrol bersama istrinya, Coretta, dan aktivis hak-hak sipil Constance Baker Motley sebelum perjamuan makan S.C.L.C., Birmingham, Alabama, 9 Agustus 1965.
Martin Luther King, Jr.
Previous slide
Next slide
Rakyat Amerika libur hari Senin (18/1) untuk memperingati hari kelahiran pemimpin hak-hak sipil yang tewas terbunuh, Martin Luther King, Jr.