Tautan-tautan Akses

Akhir Maret IOC Putuskan Apakah Olimpiade Terbuka untuk Fans Luar Negeri


Seorang pria mengenakan masker untuk mencegah penularan virus corona berjalan dekat spanduk Olimpiade Tokyo 2020, 25 Februari 2021. (Foto: AP)
Seorang pria mengenakan masker untuk mencegah penularan virus corona berjalan dekat spanduk Olimpiade Tokyo 2020, 25 Februari 2021. (Foto: AP)

Juru bicara Komite Olimpiade Internasional (International Olympic Committee/IOC), Mark Adams, pada Senin (8/3) mengatakan bahwa pihaknya pada akhir Maret nanti berencana menyampaikan keputusan tentang apakah penonton dari luar negeri akan diizinkan menghadiri pertandingan-pertandingan Olimpiade di Tokyo pada musim panas nanti.

Isu ini tidak dibahas pada hari pertama pertemuan Dewan Eksekutif IOC – yang mendahului sidang ke-137 IOC, tetapi Adams memperkirakan keputusan itu akan dicapai pada akhir bulan ini.

“Belum ada pembahasan spesifik apapun tentang hal itu hari ini, tetapi tentu saja terkait soal penonton, mungkin akan ada keputusan menjelang akhir Maret nanti. Setidaknya soal penonton dari luar negeri," ujar Adams.

Selain itu, kata Adams, terlalu dini untuk menyampaikan apapun saat ini karena sidang tidak membahas hal itu.

Adams juga mengumumkan bahwa IOC mengambil serangkaian langkah pengawasan terhadap Komite Olimpiade Nasional Belarus (National Olympic Committee).

IOC menolak mengakui terpilihnya Viktor Lukashenko sebagai presiden baru Komite Olimpiade Nasional Belarus, menggantikan ayahnya, Alexander Lukashenko, yang sekaligus dikenal sebagai Presiden Belarus.

Anggota dewan NOC, Dmitry Baskov, telah dikenai sanksi yang sama, termasuk larangan menghadiri pertandingan Olimpiade di Tokyo pada musim panas nanti.

Keduanya menghadapi sejumlah tuduhan diskriminasi politik terhadap para atlet pasca terpilihnya kembali Lukashenko secara kontroversial sebagai presiden negara itu Agustus 2020 lalu. [em/pp]

XS
SM
MD
LG